Dari sekian banyak kegunaan transistor di dalam rangkaian elektronika, salah satunya adalah sebagai saklar. Syarat untuk mengerjakan transistor sebagai saklar adalah daerah kerja transistor harus berada pada daerah tersumbat ( cut off ). Transistor sebagai saklar mempunyai dua kondisi yang bergantian yaitu kondisi “tertutup” pada saat saturasi dan kondisi “terbuka“ pada saat cut off.
Transistor Dalam Kondisi Terbuka
Pada saat transistor cut off, tidak ada
arus yang mengalir melalui beban Rc kecuali arus bocor yang sanngat kecil ( Iceo ), sehingga besarnya
tegangan antra kolektor emitor ( Vce ) adalah :
Vce = Vcc – Iceo x Rc………………………………………………………( 2.1 )
Karena Ice sangat kecil ( Iceo = 0 ) maka tegangan Vce menjadi :
Vce = Vcc……………………………………………………………………( 2.2 )
Sedangkan tegangan jatuh pada Rc sangat kecil sehingga dapat diabaikan. Transistor sebagai saklar terbuka.
II.12.2. Transistor Dalam Kondisi Tertutup
Bila transistor mendapat tegangan positif pada basisnya, transistor akan menjadi saturasi maka arus basis ( Ib ) mengalir dan menyebabkan arus mengalir dari kolektor ( Ic ) ke emitor ( Ie ) melalui tahanan beban ( Rc ) sehingga tegangan antara kolektor dan emitor menjadi nol ( Vce = 0 ) dan tegangan jatuh pada beban Rc adalah :
Vcc = Ic x Rc……………………………………………………………( 2.3<3> )
Besarnya arus basis pada saat transistor dalam keadaan saturasi adalah :
Vbb - Vbe
Ib = ---------- ………………………………………………………( 2.5<4> )
Rb
Menurut hokum Kirchoff besarnya arus yang mengalir di emitor ( Ie ) adalah :
Ie = Ib + Ic ………………………………………………………………..( 2.6<5> )
Transistor sebagai saklar tertutup. Transistor Sebagai Saklar Tertutup
Arus yang mengalirpada kolektor ( Ic ) saat transistor saturasi adalah :
Ic = Vcc / Rc………………………………………………………………( 2.7<6> )
0 Komentar