Nah... Jadi, Objek pengamatan IPA itu terdiri dari Objek Biotik dan Objek Abiotik
Sekarang coba deh kalian bayangin, objek ipa kan buanyak ya, hewan aja banyak jenisnya, tumbuhan juga sama.
Terus, gimana dong caranya supaya kita bisa mengamati, menyelidiki, dan mengenali tentang objek-objek IPA tersebut?
Para ilmuwan jaman dahulu sudah membuat dan menyepakati sebuah metode atau cara untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan erat dengan IPA.
Metode tersebut adalah Metode Ilmiah.
Metode Ilmiah adalah merupakan cara-cara atau langkah-langkah yang
digunakan oleh para ilmuwan untuk menyelesaikan suatu masalah
keilmuan.
Di dalam metode ilmiah terdapat beberapa proses yang harus dikuasai,
yaitu:
1. Pengamatan
Merupakan proses menyelidiki suatu objek dengan menggunakan alat indera
ataupun alat bantu. Misalnya mengamati seekor burung di atas dahan pohon dengan menggunakan
indera penglihatan (mata) dan alat bantu (teropong).
3. Mengomunikasikan
Kesimpulan yang sudah diperoleh, selanjutnya kita sampaikan kepada
orang lain (publik) secara jelas dan terperinci, sehingga orang lain
dapat memahami dengan baik apa yang ingin kita sampaikan.
Langkah-Langkah Metode Ilmiah
Setelah kalian mengetahui apa aja proses yang harus kalian kuasai di
dalam metode ilmiah.
Sekarang saatnya kalian harus tahu urutan langkah-langkah metode ilmiah
yang harus dilakukan.
Berikut langkah-langkah metode ilmiah
- Merumuskan masalah
- Mengumpulkan data
- Membuat hipotesis atau dugaan sementara
- Melakukan eksperimen atau percobaan
- Menarik kesimpulan
- Menguji kembali kesimpulan dengan percobaan ulang
Catatan penting nih : langkah-langkah metode ilmiah tersebut
harus berurutan alias jangan diacak.
Apa sih manfaatnya?
Kemampuan penyelidikan ilmiah IPA merupakan keterampilan sepanjang hayat
yang dapat digunakan dalam mempelajari berbagai macam ilmu, termasuk
dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun kegunaan belajar IPA dalam kehidupan sehari-hari antara
lain:
a) Memahami berbagai hal di sekitar kita
b) Berfikir logis dan sistematis
c) Meningkatkan kuaitas hidup
d) Menyelesaikan masalah
Pada pembahasan kali ini saya akan fokuskan ke salah satu proses dari
Metode Ilmiah yaitu Pengukuran
Pengukuran sebagai Bagian dari Pengamatan
Kalian pernah melakukan yang namanya "mengukur" ga? Coba deh
sebutin.....
Hmmm...
Pasti semua orang termasuk kalian pernah melakukan yang namanya
pengukuran, iya kan?
Misalnya nih, kalian pernah mengukur tinggi badan atau mengukur suhu
tubuh pas sakit.
Nah, berarti kalian sudah melakukan salah satu kegiatan dari pengamatan,
yaitu pengukuran tinggi dan suhu badan.
Mengukur merupakan kegiatan penting dalam kehidupan dan kegiatan utama
di dalam pembelajaran IPA.
Pengertian Pengukuran
Mengukur atau pengukuran merupakan suatu kegiatan
membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang
dipakai sebagai satuan.
Coba kalian perhatikan kalimat tersebut!
Di dalam kalimat pengertian mengenai pengukuran tersebut ada 2 istilah
yang nantinya akan sering kita gunakan pada pembahasan
selanjutnya.
Coba tebak mana istilah yang dimaksud...!
Yap betul sekali.
2 istilah yang erat kaitannya dengan pengukuran adalah Besaran dan Satuan.
Besaran merupakan segala sesuatu yang dapat diukur, dapat dinyatakan dengan angka, dan memiliki satuan.
Sedangkan ....
Satuan merupakan pembanding dalam besaran yang diukur
Jadi bisa dikatakan bahwa Besara merupakan bagian dari pengukuran, dan
di dalam besaran tersebut.
Sekarang kita bahas terpisah antara Besaran dan Satuan.
1. Besaran
Besaran terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Besaran
Pokok dan Besaran Turunan.
Bedanya apa? Yuk kita simak.
1. Besaran Pokok
Besaran pokok merupakan besaran awal yang telah ditentukan terlebih
dahulu, dan terdiri dari 7 besaran. Yaitu:
Panjang, dengan satuan Meter (m)
·
Massa, dengan satuan Kilogram (Kg)
·
Waktu, dengan satuan Sekon (s)
·
Kuat Arus, dengan satuan Ampere (A)
·
Suhu, dengan satuan Kelvin (K)
·
Intensitas Cahaya, dengan satuan Candela (Cd)
·
Jumlah zat, dengan satuan Mole (mol)
Itulah 7 besaran pokok yang harus kalian ingat dan pahami.
Jika ada besaran selain yang disebutkan di atas, berarti besaran
tersebut masuk ke dalam besaran turunan.
Tahukah kalian? Kalau Besaran Pokok sering disebut juga
sebagai Besaran Induk
2. Besaran Turunan
Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok.
Ada banyak besaran turunan yang ada di dunia, di antaranya:
·
Luas, dengan satuan m2
·
Volume, dengan satuan m3
·
Kecepatan, dengan satuan m/s
·
Percepatan, dengan satuan m/s2
·
Gaya, dengan satuan Newton
·
Usaha, dengan satuan Joule
·
dll....
Untuk besaran sudah selesai.
Sekarang kita lanjutkan ke Satuan.
2. Satuan
Satuan merupakan nilai dalam suatu
pengukuran
Satuan terbagi menjadi 2, yaitu Satuan Baku dan Satuan Tidak Baku.
Satuan yang disepakati adalah satuan baku atau disebut juga dengan Satuan Internasional (SI).
Dalam Satuan SI (sistem Internasional), setiap jenis ukuran memiliki
satuan dasar.
Contohnya panjang memiliki satuan dasar meter.
Untuk hasil pengukuran yang lebih besar atau kecil digunakan
awalan-awalan kilo, mili, mikro dan lain-lain.
2. Alat Ukur
1. Alat Ukur Panjang
Panjang menggunakan satuan dasar SI meter (m).
Satu meter standar baku sama dengan jarak yang ditempuh cahaya dalam
ruang hampa selama 1/299792458 sekon.
Beberapa alat ukur panjang diantaranya: mistar atau penggaris, pita
ukur, jangka sorong, dan mikrometer sekrup.
2. Alat Ukur Massa
Massa adalah jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda.
Dalam SI massa menggunakan satuan dasar kilogram (kg).
Satu kilogram standar baku sama dengan massa sebuah silinder yang
terbuat dari campuran platinum-iridium yang disimpan di Sevres, Paris,
Prancis.
Massa 1 kg setara dengan 1 liter air pada suhu 4oC.
Massa suatu benda dapat diukur dengan
Neraca atau Timbangan
3. Alat Ukur Waktu
Waktu adalah selang antara dua kejadian atau dua peristiwa. Satuan SI
untuk waktu adalah sekon (s).
Satu sekon standar (baku) adalah waktu yang dibutuhkan atom Cesium untuk
bergetar 9.192.631.770 kali.
Waktu dapat diukur dengan jam tangan atau stopwatch.
TUGAS 1
Tugas yang pertama adalah kalian membaca bagian yang berwarna biru sambil merekamnya dengan hp kalian.
Rekaman tersebut kalian kumpulkan sebagai tugas 1.
Pengumpulan tugas paling lambat hari Jum'at Tanggal 23 Juli 2020.
Tugas dapat dikumpulkan melalui WhatsApp atau di antar langsung ke sekolah pada hari Selasa atau Jumat.
Daftar Pustaka

0 Komentar